The best bookmaker bet365

Best bookmaker bet365 register

Karir Benzema Bersama Timnas Prancis Diklaim Sudah Berakhir

Karir Benzema Bersama Timnas Prancis Diklaim Sudah Berakhir

Agen Poker - Presiden FFF Noel Le Graet mengklaim Karim Benzema tak akan pernah lagi dibukakan pintu untuk gabung timnas Prancis.
 
Benzema pernah menjadi bagian dari lini serang Les Blues. Ia pertama kali dipanggil masuk timnas senior pada tahun 2006.
 
Ia sempat tampil di dua Piala Dunia yakni tahun 2010 dan 2016. Sejauh ini ia mencatatkan koleksi 81 caps dan 27 gol bersama Les Blues.
 
Akan tetapi sejak tahun 2015, ia tak lagi bisa memperkuat negaranya. Hal ini tak lepas dari skandal video esek-esek Mathieu Valbuena.
 
Benzema saat ini masih berusia 30 tahun. Ia juga terlihat mulai menemukan performa terbaiknya lagi bersama Madrid.
 
Akan tetapi Le Graet mengatakan bahwa karir Benzema di level internasional sudah berakhir. Ia yakin pelatih Les Blues tak akan memanggilnya lagi.
 
"Urusan Valbuena-Benzema memiliki episode lain minggu lalu, tetapi masih belum berakhir," kata Le Graet dalam wawancaranya dengan Ouest-France, yang merujuk pada usaha pengacara Benzema agar kasus itu ditarik.
 
“Sudah tiga atau empat tahun. Seharusnya dinilai lebih cepat dan ini busuk untuk kita," serunya.
 
“Saya tidak punya masalah dengan Karim, ia selalu berperilaku baik di tim (nasional). Tapi saya pikir ia sudah selesai dengan Les Bleus, terutama karena ia tak bisa menampilkan performa terbaiknya untuk sementara waktu,” cetusnya.
 
Benzema dituduh ikut berperan dalam rencana untuk memeras uang dari mantan rekan setimnya di Prancis, Valbuena. Gelandang Fenerbahce ini diminta membayar sejumlah uang agar video mesumnya tak tersebar ke publik.
 
Benzema dan temannya serta salah satu tergugat, Karim Zenati, kemudian mempertanyakan legalitas investigasi tersebut. Mereka mengklaim bahwa sebagian dari percakapan mereka telah didengarkan secara ilegal.
 
Pengadilan tertinggi Perancis, Cour de Cassation, menguatkan banding Benzema pada bulan Juli 2017 dan masalah ini dirujuk kembali ke Pengadilan Banding Paris, yang mana hasil keputusannya belum dipublikasikan.